BUKU MERAIH BINTANG
MAAFKAN DAN LUPAKAN
Oleh: Nebula
Sudah jauhku berjalan, puluhan mimpi sudah kuwujudkan, ratusan rintangan sudah kutaklukkan. Tak sempat kuhitung berapa banyak hati yang telah kuperbaiki, ribuan jiwa telah kuselamatkan, jutaan tempat telah kusinggahi. Tak terhitung berapa banyak luka yang telah kusembuhkan. Meskipun begitu, ada satu kenangan yang sampai saat ini yang berusaha aku lupakan. Aku sudah berusaha untuk mengobatinya, luka itu sangat besar untuk kujahit. Telah banyak obat aku gunakan untuk menyembuhkannya, telah banyak perban yang berusaha menutupinya, tapi tetap saja luka itu tak kunjung tertutupi, semua usaha itu hanya membuat luka ini semakin besar, akhirnya aku sadar bahwa caraku menyembuhkannya salah. Kakak berhasil mengubah pola pikirku.
“Jaga dirimu baik-baik nak, saat kau telah berhasil mewujudkan puluhan impianmu, saat kau berhasil menyelamatkan ribuan jiwa dan memperbaiki hati mereka, saat kau tak mampu lagi menghitung berapa banyak senyum yang telah kau tebarkan, disaat itu terjadi, Ibu tak akan ada lagi di sisi mu, Ibu tak bisa lagi mengobati luka mu, bahkan Ibu tak bisa lagi untuk sekedar mengecup keningmu. Kau harus bisa menguatkan dirimu sendiri. Ibu sangat sayang padamu,” pesan Ibu yang ia sampaikan melalui voice note yang dikirim oleh kakak dan itu terakhir kali aku mendengar suara lembut Ibu.
Dikutip dari buku :
Meraih Bintang

Comments
Post a Comment